Showing posts with label Air kelapa. Show all posts
Showing posts with label Air kelapa. Show all posts

Saturday, October 1, 2011

Kelapa Hijau Penawar Racun, Ketombe, hingga Uban


Persalinan Bertha Andika (30), karyawati pabrik obat, dua tahun lalu lancar tanpa masalah. Anak yang terlahir pun putih, bersih. Menjelang melahirkan, Bertha rutin minum segelas air buah kelapa hijau setiap hari.
Rajin minum air kelapa hijau, begitu nasihat orangtua kepada anaknya menjelang persalinan. Selain prosesnya menjadi lancar, anak yang dilahirkan pun akan bersih seperti dialami Bertha. Namun, bukan hanya menjelang persalinan Bertha minum air kelapa hijau. Dari suaminya yang kebetulan seorang pengobat ia tahu, untuk mengatasi sakit panas, ia minum dua gelas air buah kelapa hijau.
Begitu pula Merry (28), karyawati swasta. Bila ia demam karena giginya yang berlubang meradang sehingga gusinya menjadi bengkak, Marry akan membakar tempurung kelapa hijau. Resep ini diketahuinya dari Sinse David Sungahanda dari Klinik Lotus, Jakarta Barat. Menurut dia, saat dibakar, di pinggir bara akan keluar minyak. Minyak tersebut diambilnya dengan gulungan kapas, lalu gulungan kapas itu ia masukkan ke dalam lubang gigi yang sakit. Hasilnya, Marry tak lagi mengalami demam dan radang gusi.
Johan (35), pedagang komputer di daerah Glodok, Jakarta Barat, juga memanfaatkan air kelapa hijau ketika mengalami susah buang air besar dan keracunan bakteri Clostridium botulinum (penyebab diare) yang berasal dari makanan kaleng. Kelapa hijau termasuk jenis palma yang biasa tumbuh di pantai.
Menurut Sudarman Mardisiswojo dalam buku Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang, kelapa hijau yang bersuku palmae ini berbatang ramping lurus, tingginya mencapai 10-14 meter. Daunnya berpelepah atau bersirip genap dengan panjang mencapai 2-3 meter lebih dengan sirip-sirip lidi yang menopang tiap helaiannya. Buahnya terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat sehingga untuk memperoleh buahnya harus dikuliti terlebih dahulu.
Kalori tinggi
Dijelaskan oleh Hieronymus Budi Santoso, penulis buku-buku teknologi tepat guna dari Yogyakarta, air kelapa hijau mengandung tanin atau antidotum (antiracun) yang tinggi. Kandungan zat kimianya yang menonjol berupa enzim yang mampu mengurai sifat racun.
Dr Batunahal Gultom SKM, pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, menyarankan penderita keracunan bakteri Clostridium botulinum, Clostridium perfringens, Staphylococcus, dan Bacillus cereus mengonsumsi sebutir air kelapa hijau muda.
Setelah 4-5 jam minum air kelapa tersebut, Batunahal menyarankan penderita minum obat urus-urus. Langkah selanjutnya, penderita mengonsumsi kembali sebutir air buah kelapa hijau. Bila kondisinya parah, ia menyarankan penderita dibawa ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dan suntikan serum antitoksin.
Sudarman menambahkan, air kelapa hijau, terutama buah yang muda, mengandung glukosa, sakarosa, fruktosa, sukrosa mineral, dan asam amino, enzim, protein, kalium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C. Minyaknya mengandung gliserida yang berisi asam laurat, asam miristinat, asam oleat, asam kaprat, asam kaprilat, asam palmitat, asam stearat, dan asam kaproat.
Buah yang sudah tua mengandung kalori tinggi, sebesar 359 kalori per 100 gram, daging kelapa hijau setengah tua 180 kalori per 100 gram, dan daging kelapa hijau muda mengandung kalori sebesar 68 kalori per 100 gram. Nilai kalori rata-rata yang terdapat pada air kelapa hijau berkisar 17 kalori per 100 gram. Kadar air yang terdapat pada buah kelapa hijau sejumlah 95,5 gram dari setiap 100 gram.
Khasiat umum
Menurut Hieronymus Budi Santoso, ada berbagai macam khasiat yang dihasilkan tanaman yang juga disebut nyiur ini:
1. Air kelapa hijau berkhasiat menawar racun, menurunkan panas tubuh, dan mengobati diare karena menambah cairan dan mineral dalam tubuh.
2. Daging kelapa hijau untuk obat kurang gizi karena memiliki khasiat menambah nafsu makan.
Berbagai cara penggunaannya
Berikut ini ramuan kelapa ini untuk mengatasi: 1. Keracunan makanan. Bahan: 1 butir kelapa hijau. Cara menggunakan: Lubangi ujungnya, minum airnya sampai habis.
2. Panas dalam. Bahan: 1 butir buah kelapa hijau dan 1 butir telur ayam kampung mentah. Cara membuat: Buah kelapa dilubangi ujungnya, telur ayam kampung yang masih mentah dibuang bagian putih dan kulitnya, kemudian dimasukkan ke dalam buah kelapa tersebut. Cara menggunakan: Diminum pada siang hari setelah diaduk/dikocok.
3. Panas. Bahan: 1 gelas air kelapa muda dan 1 sendok madu. Cara membuat : Kedua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai rata. Cara menggunakan: Untuk dewasa: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Untuk anak balita: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2  gelas.
4. Demam berdarah. Bahan: 1 butir buah kelapa dan 1 butir jeruk nipis. Cara membuat: Buah kelapa dilubangi ujungnya, jeruk nipis diperas. Air perasan jeruk nipis dimasukkan ke dalam buah kelapa. Aduk sampai merata. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
5. Kencing batu. Bahan: 1 butir buah kelapa hijau dan 1 butir telur ayam kampung mentah.     Cara membuat: Buah kelapa dilubangi ujungnya, telur ayam kampung yang masih mentah dipecah dan dibuang bagian putih dan kulitnya, kemudian dimasukan ke dalam buah kelapa tersebut.     Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
6. Sakit waktu haid. Bahan: 1 gelas air kelapa hijau dan 1 potong gula aren. Cara membuat: Kedua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai merata. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore, selama 3 hari berturut-turut.
7. Influenza. Bahan  1/4 butir buah kelapa dan sepotong kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: Buah kelapa dan kencur diparut. Kedua bahan tersebut dicampur merata, tambahkan 1 gelas air masak. Peras, ambil airnya. Cara menggunakan: Diminum 1 kali sehari.
8. Morbili. Bahan: 2 helai daun kelapa kering, 1/2 genggam daun korokot, 1/2 rimpang dringo bengle, 1/2 genggam daun petai cina, adas pulawaras secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara mengunakan: Digunakan sebagai bedak untuk seluruh tubuh.  
9. Cacing kremi. Bahan: 1/4 butir buah kelapa dan 1 buah wortel. Cara membuat: Buah kelapa dan wortel diparut. Kedua bahan tersebut dicampur, tambahkan 1 gelas air. Peras, saring airnya. Cara menggunakan: Diminum malam hari menjelang tidur.
10. Gigi Berlubang. Bahan: Tempurung (batok). Cara membuat: Tempurung kelapa dibakar dan minyak yang keluar di pinggir api diambil dengan kapas yang digulung sebesar lubang gigi. Cara menggunakan: Dimasukkan ke dalam lubang gigi yang sakit.
11. Uban. Bahan: 1/2 butir buah kelapa tua, air buah kelapa itu sendiri. Cara membuat: Buah kelapa diparut dan diperas dengan air kelapa itu sendiri untuk diambil santannya. Beri garam secukupnya, aduk sampai rata, kemudian diembunkan semalam di luar rumah. Cara menggunakan: Sebagian dari santan tersebut digunakan untuk mengurut kulit kepala yang beruban, biarkan 10-15 menit. Sebagian lagi dipergunakan untuk keramas secara teratur 3 hari sekali.
12. Ketombe. Bahan: 1/2 butir buah kelapa tua, 1,5 gelas air kelapa, dan 1/4 buah nanas.      Cara membuat: Buah kelapa dan nanas diparut untuk diambil airnya. Semua bahan tersebut dicampur sampai merata, lalu saring. Cara menggunakan: Gunakan untuk keramas 5 hari sekali.
Sumber: Kompas.com

Thursday, August 11, 2011

Mitos dan Fakta Air Kelapa

Air kelapa, apalagi yang masih muda kerap dijadikan minuman pelepas dahaga. Rasanya sangat menyegarkan, terlebih ketika diminum saat berbuka puasa. Hanya saja, tak sedikit masyarakat awam yang minum air kelapa dengan tujuan lain.

Ada yang menyebutkan kalau air kelapa dapat menurunkan berat, memperbaiki fungsi ginjal, hingga mengobati alergi. Benarkah?

Air kelapa, khususnya air kelapa muda, sudah sejak lama dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Letaknya yang terlindung oleh tempurung keras dan sabut kelapa yang tebal, membuat air kelapa menjadi minuman steril. Bebas dari segala bentuk kontaminasi.

Menurut Prof. DR. Made Astawan, MS, secara umum, air kelapa mengandung 2,6 persen gula, 0,55 persen protein, 0,74 persen lemak, serta 0,46 persen mineral. Jenis gula yang terkandung adalah glukosa, fruktosa, dan sukrosa.


Tinggi Kalium Dalam air kelapa juga terdapat asam amino dan vitamin. Air kelapa muda juga mengandung komponen fitokimia berupa tanin. Tanin bersifat antibakteri yang akan menghambat pertumbuhan bakteri.

Mineral terbanyak adalah kalium dengan kandungan 730 mg per 100 gram air kelapa muda, yang cukup banyak magnesium, dan klorida, sedangka natrium jumlahnya sangat sedikit. Komposisi minuman dengan rasio kalium (potasium) terhadap natrium yang tinggi sangat menguntungkan bagi kesehatan.

Komposisi zat gizinya mendekati cairan isotonik, yang sesuai dengan cairan tubuh. Minuman isotonik diharapkan dapat menggantikan mineral tubuh yang hilang melalui keringat selama aktivitas olahraga atau kegiatan lainnya.

"Hanya saja, orang yang aktif berolahraga perlu berhati-hati soal penggunaan air kelapa sebagai minuman elektrolit," imbuh Emilia Achmadi, MSc, health coach dari Sehati.

Mereka harus mengetahui jenis olah raga yang dilakukan dan lamanya. Bila olah raga terbilang berat, katakanlah aerobik selama 3 jam tanpa henti, tubuh akan kehilangan banyak sodium. Konsumsi air kelapa tidak bisa mengimbangi kebutuhan tubuh terhadap sodium. Tak lain karena sodium dalam air kelapa hanya sedikit. Kalau ini yang terjadi, tubuh bisa kekurangan sodium. Akibatnya, otot tidak bisa berkontraksi dengan baik. Detak jantung dan fungsi organ tubuh akan terganggu. Risiko terburuknya? Anda bisa pingsan.

Namun, kalau olah raga yang dilakukan tidak tergolong berat, seperti jalan cepat selama 1 jam atau beryoga misalnya, minum air kelapa tidak masalah. Syaratnya, tetap konsumsi air-mineral biasa.

Hal-hal seperti inilah yang harus diluruskan dan diperhatikan oleh orang awam agar tak keliru memahaminya. Seperti sejumlah hal keliru lainnya tentang air kelapa yang diluruskan oleh Emilia.

1. Membantu menurunkan berat badan

Hal ini menurut Emilia sering disalahmengertikan oleh kebanyakan orang. Minum air kelapa secara berlebihan sebenarnya dapat menyebabkan diare. Memang kelihatannya-setelah itu berat badan berkurang. Namun, ini bukan cara tepat dan sehat untuk bisa mendapatkan berat tubuh ideal. Sebaliknya, air kelapa bisa dijadikan stimulan bagi mereka yang susah buang air besar karena dapat membantu melancarkan saluran cerna.

2. Lebih bernutrisi ketimbang susu full cream

Anggapan ini tidak benar. Dibandingkan dengan air kelapa, susu (baik yang full cream maupun tidak) kaya akan protein, lemak, karbohidrat, dan gula. Selain itu, susu juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks, vitamin D, kalsium, potasium, sodium, serta magnesium. Sementara air kelapa hanya mengandung beberapa mineral saja.

3 Membantu sistem kekebalan tubuh

Tidak ada literatur ilmiah yang membuktikan bahwa air kelapa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik dan juga membantu tubuh melawan beberapa virus penyebab penyakit. Sistem imunitas dalam tubuh, dijelaskan oleh Emilia, adalah sister yang sangat kompleks.

Satu-satunya cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah zat gizi yang diperoleh dari beragam makanan. "Dan air kelapa tidak memberikan itu," tambah Emilia. Yang bisa memberi dukungan nutrisi lengkap adalah melalui asupan makanan dengan gizi seimbang.

4. Membantu mencegah terjadinya batu ginjal

Hal pertama yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal adalah cukup konsumsi air atau cairan. Cairan bisa diperoleh dari air kelapa, air mineral, dan lainnya. Ada benarnya bahwa air, baik. air kelapa maupun air mineral, dapat mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal. Hanya saja, air kelapa tidak dapat menyembuhkan batu ginjal.

5 Memulihkan rasa pusing akibat mabuk

Mabuk karena mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan harus segera dinetralkan. Caranya dengan minum air, baik air mineral maupun air kelapa. Sebenarnya, untuk meredakan rasa pusing akibat mabuk, sebaiknya minum air yang mengandung gula. Tujuannya agar gula bisa cepat masuk ke dalam pusat susunan saraf dan mengambil alih keterikatan tubuh pada alkohol. Dengan begitu, efek negatif dari mabuk dapat dinetralkan. (Citra/Diana YS)


Sumber: KOMPAS.com